Alamat:
Jl. Ir. P.H.M. Noor No. 36
Sulingan – Tanjung
Tabalog 71571
Banjarmasin
Karya Kerasulan:
Kongregasi Suster-Suster Jesus Maria Joseph Provinsi Makassar hadir di Keuskupan Banjarmasin tepatnya di stasi St. Anna Warukin Paroki Ave Maria Tanjung, untuk memenuhi undangan dari bapak Uskup Mgr. Petrus Boddeng Timang untuk berkarya dalam bidang sosial pastoral, pendidikan dan kesehatan.
Warukin adalah salah satu desa, di kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan. Suku Dayak Ma’anyan adalah yang terbanyak di daerah ini, disusul suku Banjar, Batak, Bali dan lain-lain. Sedangkan berdasarkan agama, Kristen dan Katolik yang terbesar, disusul Islam dan lain-lain. Desa ini berdekatan dengan lokasi tambang PT Adaro (=tambang batu bara). Profesi masyarakat (=umat) sebagai petani Karet, pegawai di PT Adaro, dan lain-lain. Desa Warukin terkenal keharmonisan dan memiliki toleransi yang tinggi dalam bermasyarakat.
Pemberkatan dan peresmian biara baru dengan nama Susteran JMJ “Polaksanai”. (=bahasa setempat berarti persaudaraan) dalam Perayaan ekaristi pada pukul 17.00 oleh Mgr. Petrus Boddeng Timang didampingi oleh 7 imam konselebran dan 1 frater diakon di Gereja Sta. Anna Warukin. Perayaan ekaristi dimeriahkan oleh koor umat stasi Warukin yang dipimpin oleh Sr. Agustine dan diiringi oleh kolaborasi musik organ dan gitar oleh Sr. Margaretha dan kawan-kawan. Suasana yang sudah mulai dirasakan oleh umat dengan kehadiran para suster JMJ. Bapak Uskup memberikan apresiasi kepada umat dengan adanya koor yang bagus, suatu tanda awal semangat dan kebangkitan umat. Perayaan pemberkatan biara sungguh mendapat dukungan dan peran- serta dari umat, pastor paroki dan pihak keuskupan.
Para suster terlibat untuk membantu pelayanan pastoral di stasi-stasi dalam memimpin ibadah: kedukaan dan syukur. Pendampingan dan pembinaan iman melalui kelompok kategorial seperti : WKRI, OMK, Legio Maria, SEKAMI, PPA, pembinaan/persiapan komuni pertama, sakramen perkawinan dan sakramen krisma. Jumlah Lansia yang cukup banyak dan orang sakit membutuhkan perhatian dan pelayanan melalui kunjungan ke rumah-rumah (mendoakan dan memberikan komuni, dll) dilakukan oleh Para suster. Kementrian Agama juga melibatkan suster dalam penyuluhan Agama Non PNS.