Setelah bertahun-tahun Kongregasi menyiapkan sumber daya manusia (suster) untuk belajar di perguruan Tinggi yang pada pada umumnya terletak di pulau Jawa dan pulau Sulawesi, maka untuk pertama kalinya Kongregasi mencoba sebuah terobosan baru dengan mengutus suster untuk belajar di salah satu universitas Katolik di NTT yaitu Universitas Katolik Widya Mandiri Kupang.
Biara ini menjadi sebuah komunitas pada tanggal 29 Juli 2000 dengan pemimpin komunitas adalah Sr. Maria Piay. Kehadiran Sr. Maria Piay memberi suasana tersendiri, Sr. Maria terlibat juga di kegiatan paroki memberi bimbingan kepada ibu-ibu bahkan sampai di pulau Semau, juga mendampingi para suster dalam menyusun renungan dan mengajak untuk berani tampil dalam membawakan renungan baik di gereja, di lingkungan, dan di depan orang muda dan anak-anak sekami.
Dikomunitas inilah tinggal para suster-suster student yang juga aktif dalam berbagai kegiatan pastoral.